Sunday, October 18, 2015

TeknoTan : Budidaya Seledri

BUDIDAYA SELEDRI

Seledri (Apium graveolens) juga dikenal dengan nama daun sop, adalah tanaman sayuran yang juga banyak dipakai sebagai tanaman obat. Seledri dapat tumbuh pada dataran rendah sampai tinggi, dan optimal pada ketinggian tempat 1.000 s.d. 1.200 m dpl, suhu udara 7 - 16 derajat selcius dan pH tanah 5,5 - 6,8.

 
Budidaya seledri bisa dengan anakan atau biji. Seledri termasuk tanaman dengan perawatan yang mudah. Bisa juga sebagai tanaman hias untuk skala rumah tangga dengan cara penanamannya pada pot gantung. Media yang cocok untuk budidaya seledri adalah campuran dari tanah yang subur, pupuk kandang, sekam/serbuk gergaji dengan perbandingan sebagai berikut 1 : 1 : 1. Penyemaian biji dapat dilakukan pada bedengan dengan media budidaya tanah / moss. Sebarkan biji seledri secara perlahan dan merata. Untuk memastikan biji tersebar secara merata maka bisa ditambahkan pasir pada saat menabur biji. Agar biji cepat berkecambah maka jangan sampai media tanam lembab. Jika seledri sudah tumbuh serta mengeluarkan 2 sampai 3 daun, maka sudah bisa untuk dipindah dan ditanam pada gelas plastik atau polybag, bila seledri sudah tambah besar maka bisa dipindah ke tempat yang lebih besar / bisa di tanam di talang plastik.

Penyemaian biji bisa dilakukan pada kotak/bedengan dengan media tanam tanah atau moss. Taburkan biji seledri secara merata, lebih mudah bila biji dicampur dengan pasir halus agar penyebaran merata. Jaga selalu kelembaban media agar biji cepat berkecambah. Setelah seledri tumbuh dan mengeluarkan 2-3 daun, sudah bisa dipisah dan ditanam pada polybag kecil atau gelas plastik bekas air mineral, setelah tanaman cukup besar pindahkan lagi ke pot yang lebih besar atau di tanam pada talang plastik.
Untuk budidaya seledri pada skala rumahan tidaklah terlalu sulit, yang terpenting selalu jaga media tanam agar tidak lembab. Terutama pada musim hujan, tapi saat musim kemarau jarang ditemukan hama penyakit yang menyerang. Untuk menghindari hama penyakit cukup dengan memberikan pupuk daun seminggu sekali secara semprot. Untuk masa panen bisa dilakukan seminggu sekali yaitu dengan cara memetik daun yang agak besar. Buang setiap anakan yang keluar dari seledri agar daun lebih cepat tumbuh besar. Dengan begitu pertumbuhan daun bisa maksimal. Semoga artikel cara menanam seledri ini bisa membantu anda dalam bercocok tanam dengan benar. 

Panen dapat dilakukan seminggu sekali dengan memetik daun yang sudah cukup besar. Untuk mempercepat daunnya tumbuh besar, buang setiap keluar anakan pada tanaman seledri, sehingga pertumbuhan daunnya maksimal. Membiarkan tumbuh anakan akan mengurangi pertumbuhan besar daun, tetapi hal ini bisa dilakukan apabila kita ingin memperbanyak tanaman seledri tersebut lewat anakan, pisahkan anakan yang sudah cukup banyak perakarannya.

No comments:

Post a Comment