Showing posts with label TeknoTan. Show all posts
Showing posts with label TeknoTan. Show all posts

Tuesday, April 26, 2022

ANTISIPASI PERALIHAN MUSIM

ANTISIPASI PERALIHAN MUSIM 



 merujuk kepada prakiraan kondisi iklim Indonesia dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika pada Musim Tanam II dan III (MT II-III) yang sebagian besar di mulai pada bulan Mei dan Juni bahwa pada musim tersebut diperkirakan memasuki musim kemarau, maka untuk itu diperlukan langakh antisipatif dalam melaksanakan pola pertanaman khususnya tanaman pangan. 

Tuesday, April 12, 2022

CARA PERLAKUAN BENIH KEDELAI

CARA PERLAKUAN BENIH KEDELAI

(Seed Treatment)

Perlakuan benih Kedelai
Benih memiliki peran strategis dalam sarana penunjang teknologi pertanian berupa varietas unggul baru, benih bermutu, daya tumbuh tinggi idealnya minimal 67%, daya hasil tinggi, berumur genjah, ketahanan terhadap hama dan penyakit sangat tinggi, keunggulan mutu hasil panen sehingga menarik selera pembeli.

Monday, April 11, 2022

TEKNK UJI DAYA KECAMBAH BENIH KEDELAI

UJI DAYA KECAMBAH
BENIH KEDELAI 


asevdinatha.blogspot.com
Label
Benih kedelai bermutu merupakan faktor penting untuk meningkatkan produksi kedelai. Mutu benih mencakup aspek genetis, fisiologis, fisik, patologis

Sunday, April 10, 2022

SIPUKPA Solusi Murah dan Jitu Meningkatkan Produktivitas Padi

SIPUKPA
Formulasi Pupuk Padat
Inovasi Pupuk Padi Mudah dan Murah 

Praktek pembuatan SIPUKPA Tanjungkerta Sumedang

Pemernitah sedang giatnya melaksanakan upaya peningkatan produksi padi nasional. Tak dapat dipungkiri mengakibatkan kebutuhan akan pupuk semakin tinggi, sedangkan kondisi tanah saat ini sudah rusak dikarenakan terus menerusnya pemakaian pupuk kimia. Pemakaian pupuk kimia yang berlebihan mengakibatkan kondisi hara tanah secara biologis menjadi tak seimbang, sehingga tujuan pemupukan untuk meningkatkan hasil jadi kurang efisien dan efektif,  secara otomatis biaya produksi yang dikeluarkan menjadi lebih dan tujuan peningkatan hasil menjadi kurang optimal. Perlu adanya upaya perbaikan kondisi tanah sebagai media tumbuh tanaman dengan suatu formulasi jitu yaitu SIPUKPA .

Mengenal apa SIPUKPA (Formula Pupuk Padi)

SIPUKPA
Formulasi Pupuk Padat
Inovasi Pupuk Padi

Apa itu SIPUKPA

SIPUKPA singkatan dar Inovasi Pupuk Padi atau Formulasi Pupuk Padat. Tim KJF Penyuluh Pertanian Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sumedang sebagai penggagas berawal dari keprihatinannya terhadap produksi Padi Kabupaten Sumedang yang cenderung menurun. Ini berawal dari kondisi hara tanah yang secara biologis berdampak menurun terhadap peningkatan produktivitas padi akhir - akhir ini dan kebutuhan akan pupuk kimia juga a ternyata sulit untuk membangkitkan kondisi tanah yang semakin buruk. 

Saturday, April 9, 2022

RHIZOBIUM SOULMATE-NYA KEDELAI

PENGGUNAAN RHIZOBIUM 
(BAKTERI PENAMBAT NITROGEN)
 PADA TANAMAN KEDELAI


Bintil Akar
Sampai saat ini pertanaman kedelai pada umumnya di tanam di lahan sawah sesudah masa panen padi musim 2. Di Kecamatan Tanjungkerta Kabupaten Sumedang masa tanam kedelai dilaksanakan pada masa masuk musim kemarau atau antara bulan Maret- April. Selain produksinya sangat rendah yang disebabkan oleh tingkat kesuburan tanah yang kurang terutama kadar C-Organik, N, P dan K, pada umumnya kebutuhan Nitrogen yang sangat diperlukan oleh tanaman kedelai yang bersumber dari dalam tanah juga dari udara.

MENEKAN KEHILANGAN HASIL PANEN PADI (BAG III)

MENEKAN KEHILANGAN HASIL

Lanjutan BAG II

MENEKAN KEHILANGAN HASIL PANEN PADI (BAG II)


MENEKAN KEHILANGAN HASIL PANEN PADI
Lanjutan BAG II


B.     Metode Pengukuran Kehilangan Hasil Pada Tahap Pemanenan

Data kehilangan hasil pasca panen padi yang diacu oleh Pemerintah adalah data pengukuran Badan Pusat Statistik (BPS).  Metode lama untuk pengukuran kehilangan hasil  pada pemanenan menggunakan  petak kontrol (metode petak kontrol), sedangkan metode BPS baru menggunakan papan yang dikembangkan oleh IRRI ( International Rice Research Institute) Philippnina ( metode papan), sehingga akan menghasilkan data kehilangan hasil pemanenan yang berbeda.
Pengukuran kehilangan hasil pada tahap pemanenan dilakukan cara panen petani dengan metode petak kontrol dan metode papan, diulang 5 rwesponden petani.  Pemilihan responden diusahakan mewakili varietas padi dan proporsional terhadap luas panen per varietas yang ada di lokasi.

MENEKAN KEHILANGAN HASIL PANEN PADI (BAG I)

MENEKAN KEHILANGAN HASIL



A. Keragaan Kehilangan Hasil Pasca Panen Padi


Faktor yang mempengeruhi kehilangan hasil padi antra lain : varietas, agroekosistem, teknik budidaya padi, penangnan pasca panen, soaial budaya masyarakat setempat, pendidikan sumber daya manusia (SDM) dan kelembagaan.
Berdasarkan faktor-faktor di atas, maka usaha untruk menekan kehilangn hasil pasca panen padi dapat dilakukan dengan pendekatan sistem mutu yang ditangani aspek teknis, sosial budaya, ekonomis pada suatu komunitas masyarakat tani dan stekholder yang terlibat
Pengukuran kehilangan hasil paca panen padi dilakukan pada setiap tahap penanganan pasca panen padi, yaitu : panen / pemotongan, pengumpulan, penundaan perontokan, perontokan, pengeringan, penggilingan dan penyimpanan.

Tuesday, May 5, 2020

Menghitung Produksi Padi

Menghitung Produksi Padi

Menimbang Hasil Ubinan


Petama, Ubinan 2,5 m x 2,5 m.
Untuk model ubinan ini, pada tulisan selanjutnya saya sudah menulis atau merevisi lagi ada cara yang lebih baik. Bisa dilihat tulisan ” Model [B]Ubinan Padi[/B] yang Lebih Tepat”

Thursday, March 15, 2018

Teknotan: Mikro Organisme Lokal (MOL)



MOL (mikro organisme lokal) adalah larutan sumber bakteri-bakteri bermanfaat yang dibuat dari bahan-bahan organik lokal tersedia yang berfungsi untuk menyuburkan tanah atau untuk menguraikan bahan organik lainnya menjadi kompos.

Friday, March 9, 2018

MOL ( Mikroorganisme Lokal )



      
MENGEMBANGKAN MIKROORGANISME LOKAL (MOL)

            Proses pengomposan akan berjalan lebih cepat diperlukan bantuan mikroorganisme. Dipasaran sering dijumpai seperti produk EM4, MFA   dll.

Sunday, March 4, 2018

PEMBUATAN KOMPOS


MEMBUAT KOMPOS



Untuk menunjang intensifikasi pekarangan di Irian Jaya telah dikaji teknik percocok tanam  sistim   pupuk  organik  pada  usahatani  pekarangan.  Sistim  ini  ternyata menghasilkan  volume  tisik  dan  penerimaan  petani  yang  lebih  besar.  Selain  itu anjuran terhadap teknik bercocok tanam  dengan cara pupuk organik
didasari atas pertimbangan bahwa para petani di Irian Jaya pada umumnya belum menggunakan pupuk dan pestisida secara intensif.

Penerapan  sistim  pupuk  organik  juga  mempunyai  aspek  pelestarian  lingkungan. Dalam teknik  bercocok tanam ini dianjurkan pengolahan tanah ganda, pembuatan bedengan  tinggi,  penambahan   pupuk  kandang  dan  sistim  tumpangsari.  Karena ketersedian  pupuk  kandang  masih  terbatas   maka  dilakukan  adaptasi  dengan mengurangi pupuk kandang dan memberikan pupuk kompos.

Thursday, February 15, 2018

PTT KEDELAI (BAG II)


PTT KEDELAI (BAGIAN II)
Komponen PTT



Komponen Teknologi Dasar
1. Varietas unggul baru
Varietas unggul baru (VUB) umumnya berdaya hasil tinggi,tahan terhadap hama penyakit utama atau toleran deraan lingkungan setempat dan dapat juga memilki sifat khusus tertentu. VUB kedelai antara lain adal.ah Argomulyo, Anjasmoro, Grobogan, Gepak Kuning, dan Detam 1.

Tuesday, February 13, 2018

PTT KEDELAI (BAG I)



PTT KEDELAI (BAGIAN I)


Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT) kedelai adalah suatu pendekatan inovatif dan dinamis dalam upaya meningkatkan produksi dan pendapatan petani melalui perakitan komponenteknologi secara partisipatif bersama petani.

Wednesday, March 1, 2017

CARA MENENTUKAN UBINAN JARWO

Cara Menentukan Ubinan Jajar Legowo


Ubinan merupakan cara pendugaan hasil panen yang dilakukan dengan menimbang hasil tanaman contoh pada plot panen
Tanaman contoh diambil pada pertengahan plot, tidak pada dua baris paling pinggir dekat pematang. Ukuran ubinan ± 5 m2 di tengah petakan.
 Jumlah rumpun tanam dalam ubinan tergantung pada jarak tanam yang digunakan, namun demikian jumlah rumpun tanaman dalam ubinan minimal 120 rumpun per petak. Posisi batas ubinan ditentukan pada pertengahan jarak antar tanaman.Gabah dirontok dari malainya dan dibersihkan dari kotoran, kemudian ditimbang dan dikonversi ke luasan satu hektar.

Tuesday, November 3, 2015

PESBOT ( Pestisida Botani )


Teknik Pembuatan Pestisida Non Kimia




 
Penggunaan pestisida kimia yang telah dilakukan oleh petani berpuluh-puluh tahun lamanya memberikan dampak yang sangat merugikan, seperti resistennya (kebal)nya beberapa jenis hama, meledaknya hama-hama baru, terjadinya penumpukan bahan kimia di dalam tanah sehingga mencemarkan lingkungan demikian juga residu yang  terkandung dalam hasil panen dan terbunuhnya beberapa jenis musuh alami yang  sebenarnya memberi manfaat untuk mengendalikan hama atau penyakit tertentu pada tanaman.

Monday, November 2, 2015

PEMBUATAN PUPUK ORGANIK




TEKNIK PEMBUATAN PUPUK ORGANIK

A.     Pembuatan Pupuk Organik Padat (Kompos)
   Dalam pembuatan kompos ada 2 cara, yaitu :
1.  Pembuatan kompos Secara Aerobik (Memerlukan Udara)
Pengomposan secara aerobik banyak digunakan secara murah dan mudah, serta tidak memerlukan kontrol peroses yang sulit.

TeknoTan : Budidaya Tanaman Hias Bunga Mawar

BUDIDAYA BUNGA MAWAR
Proses penanaman dalam budidaya bunga juga merupakan hal yang penting, termasuk diantaranya bunga mawar. Dalam budidaya bunga mawar banyak hal yang harus diperhatikan dalam proses penanaman. Agar bunga mawar yang kita tanam akan tumbuh dengan sehat. Berikut adalah cara penanaman bunga mawar yang baik

Thursday, October 29, 2015

InfoTan ; MEDIA PENYULUHAN

MEDIA PENYULUHAN



Salah satu kegiatan dalam penyelenggaraan penyuluhan pertanian adalah penyampaian informasi dan teknologi pertanian kepada penggunanya, informasi dan teknologi pertanian tersebut bisa disampaikan secara langsung maupun tidak langsung dengan menggunakan media penyuluhan. Berbagai media penyuluhan dapat digunakan untuk megemas informasi dan teknologi yang akan disampaikan kepada petani sebagai pengguna teknologi seperti : media cetak, media audio, media audio visual, media berupa obyek fisik atau benda nyata. Secara umum dapat dikatakan bahwa media merupakan suatu perantara yang digunakan dalam proses belajar. Tujuan penggunaan media adalah untuk memperjelas informasi yang disampaikan sehingga dapat merangsang fikiran, perasaan, perhatian dan kemampuan sasaran. Dengan demikian media berperan penting dalam memberikan pengalaman kongkrit dan sesuai dengan tujuan belajar. Dalam bidang pendidikan, pelatihan dan penyuluhan, kemampuan literasi visual sangat penting, khususnya bagi para guru, dosen, penyuluh, maupun pelatih/fasilitator lainnya karena dengan demikian mereka dapat lebih efektif dan efisien dalam menyampaikan materi penyuluhan, pelajaran/pelatihannya. Media apapun yang digunakan, pada prinsipnya harus dapat meningkatkan efektivitas dan kelancaran proses belajar terutama dalam memperjelas materi yang dipelajari sehingga dapat mempercepat terjadinya perubahan perilaku (pengetahuan, keterampialn dan sikap) dikalangan kelompok sasaran. Selain dari pada itu media diharapkan dapat lebih mengkongkritkan apa yang dijelaskan komunikator kepada komunikan (sasaran), sehingga sasaran lebih mudah dan lebih cepat menangkap materi, apa yang dilihat sasaran akan terkesan lebih lama dibandingkan dengan didengar dan media mampu memotivasi dan mampu memusatkan perhatian.