Sunday, May 15, 2022

Mengenal Hama Tanaman Kedelai IV


Ulat Grayak
Spodoptera litura Fabricius
Lepidoptera: Noctuidae


Bioekologi
Serangga dewasa berupa ngengat abu-abu, meletakkan telur pada daun secara berkelompok. Ukuran tubuh ngengat betina 14 mm, sedangkan ngengat jantan 17 mm. Setiap kelompok telur terdiri dari 30-700 butir yang ditutupi oleh bulu-bulu berwarna merah kecoklatan.



Telur akan menetas setelah 3 hari. Ulat yang baru keluar dari telur berkelompok dipermukaan daun dan makan epidermis daun. Setelah beberapa hari, ulat mulai hidup berpencar. Ulat grayak aktif makan pada malam hari, meninggalkan epidermis atas dan tulang daun sehingga daun yang terserang dari jauh terlihat berwarna putih. Panjang tubuh ulat yang telah tumbuh penuh 50 mm.


Kepompong terbentuk di dalam tanah. Setelah 9-10 hari, kepompong akan berubah menjadi ngengat dewasa. Selain pada daun, ulat dewasa makan polong muda dan tulang daun muda, sedang pada daun yang tua, tulang-tulangnya akan tersisa.


Selain menyerang kedelai, ulat grayak juga menyerang jagung, kentang, tembakau, kacang hijau, bayam, dan kubis.

Pengendalian
- Tanam serempak
- Varietas toleran (Ijen)
- Sl NPV
- Semprot insektisida bila mencapai ambang kendali



Sumber :

BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN PERTANIAN
KEMENTRIAN PERTANIAN 2013

No comments:

Post a Comment